Senin, 21 Maret 2016

Sejarah MTs Darul Ma'arif Desa Tanah Periuk



SEJARAH BERDIRINYA MTs TANAH PERIUK

Pada tahun 1985 masyarakat tanah Periuk sudah berkeinginan didirikan MTs di tanah periuk. Keinginan tersebut di rapatkan dalam forum pemerintah desa, tokoh masyarakat dan nenek mamak. Dalam rapat tersebut keinginan mendirikan MTs mendapat pro kontra dengan ingin mendirikan SMP. Setelah dipoting, keinginan mendirikan MTs ternyata kalah suara dengan keinginan mendirikan SMP. Maka medirikan MTs Tanah Periuk ternyata gagal pada tahun tersebut.
Pada akhir tahun 2011, seiring dengan siswa/I MIN 4 Tanah Periuk akan menamatkan pendidikannya pada tingkat MI, maka kepala MIN 4 Tanah Periuk beserta majelis guru berkeinginan pendidikan keagamaan siswa MI berkelanjutan. Maka kepala dan majelis guru MIN 4 Tanah Periuk beringinan mendirikan MTs Tanah Periuk.
Pada tanggal 3 April 2012, bersamaan dengan pindahnya saudara Nurdin, S.Ag dari SD N 28/II Tanah Periuk ke MIN 4 bungo, Kepala MIN 4 beserta majelis guru mengadakan rapat tentang keinginan mendirian MTs. Hasil keputusan rapat tersebut :
1.       Sepakat akan didirikan MTs Tanah Periuk dengan perjanjian semuanya pegawai MIN 4 harus saling mendukung.
2.       Hasil poting, terpilihnya saudara Nurdin, S.Ag. sebagai kepala MTs Tanah Periuk.
3.       MTs. Di beri nama “ MTs Darul Ma’arif” Tanah Periuk.
4.       Temapt belajar sementara menumpang di gedung MIN 4 Tanah Periuk dan tenaga pengajar melibatkan seluruh guru MIN 4 Tanah Periuk.
5.       Kepada kepala terpilih supaya menyampaikan hasil keputusan rapat ini kepada Rio Tanah Periuk untuk mendaapat persetujuan.
Setelah disampaikan hasil keputusan rapat kepada pemerintah Dusun, Pada tanggal 28 April 2012 Tamrin Daud Rio Tanah Periuk dan perangkatnya besrta tokoh masyarakat, mengadakan rapat dan juga dihadiri oleh kepala dan guru MTs Tanah Periuk. Hasil keputusan rapat tersebut memutuskan bahwa akan di bukanya pendidikan keagamaan tingkat MTs di Tanah Periuk mendapat pesetujuan dan dukungan yang sangat antusias dari seluruh porum rapat. Sebagai bukti dari pesetujuan tersebut, Rio tanah Periuk (Thamrin) akan membeli lokasi seluas 1 hektar yang diambil dari uang Anggara Dusun (ADD). Kepada kepala MTs dipersilahkan menerima siswa baru pada Juni 2012 mendatang.
Pada Tahun 2012 Pemerintah Desa tanah Periuk dibawah piminan Datuk Rio Thamrin daud membebaskan lokasi MTs Tanah Periuk seluas 1,5 Hektar yang di bayar melalui dana ADD desa tang periuk dengan gambar dan ukuran sebagai beriukut:

Pada bulan April 2012 Kepala MTs (Nurdin, S.Ag) mendapat panggilan diklat sertifikasi guru kelas di Jambi. Piagam keprofesional guru yang diberikan tersebut hanya berlaku pada pendidikan tingkat MI, tidak berlaku pada tingkat MTs. Berkaitan dengan hal tersebut, maka kepala MTs Tanah Periuk menyerahkan jabatannya kepada kepala MIN 4 Tanah Periuk. Maka kepala MTs Tanah Periuk di jabat oleh Fisol Evendy, S.Pd.I.
Sudah 2 tahun MTs Tanah Periuk menerima siswa baru dengan rincian mendapat siswa sebagai beriukut :
NO
TAHUN PELAJARAN
PEMINAT
JUMLAH
KET
DARI SD
PERSEN-TASE
DARI MI
PERSEN-TASE
1
2012/2013
16 Orang
48 %
17 Orang
52 %
33

2
2013/2014
21 Orang
78 %
6 Orang
22 %
27

Tabel di atas jumlah siswa MTs mengalami peningkatan terutama peningkatan peminat tamatan SD yang ingin melanjutkan pendidikan ke MTs dari 48 %  ke 78 %, berarti meningkat 30 %.
Perhatian semua pihak terhadap MTs cukup di tanggapi, meskipun baru dua tahaun bejalan. Pada bulan September 2013 MTs Tanah periuk menerima Mahasiswa Institut Seni Indonesia Sumatera Barat sebagai tempat praktek sebagai syarat menamatkan kuliah tingkat Strata satu (S.1). Pada pertenghan bulan Oktober 2013 MTs tanah periuk di tempatkan sebagai tempat Pendidikan Praktek Lapangan (PPL) mahasiswa STAI Yasni Muara Bungo, sebagai syarat menyelesaikan salah satu mata kuliah pada perguruan tinggi.
Melihat desakan peminat siswa yang makin meningkat, maka kepala dan mejelis guru MTs berupaya mendirikan gedung swadaya masyarakat, sambil menunggu gedung bantuan dari pemerintah. Awal Januari 2013  seluruh pegawai MTs dan MIN beruapaya mencari dana sumbangan dari semua pihak. Alhamdulillah Oktober 2013 mampu mendirikan tiga Ruang Kelas Baru (RKB) bersifat pemanen dan sudah dikerjakan 50 % dan insya Allah tahun ajaran 2014/2015 siswa MTs sudah belajar pada gedung trsebut.
wasalam putra bulim Desember 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar