SEJARAH
BERDIRINYA MTs TANAH PERIUK
Pada tahun 1985 masyarakat tanah Periuk
sudah berkeinginan didirikan MTs di tanah periuk. Keinginan tersebut di
rapatkan dalam forum pemerintah desa, tokoh masyarakat dan nenek mamak. Dalam
rapat tersebut keinginan mendirikan MTs mendapat pro kontra dengan ingin
mendirikan SMP. Setelah dipoting, keinginan mendirikan MTs ternyata kalah suara
dengan keinginan mendirikan SMP. Maka medirikan MTs Tanah Periuk ternyata gagal
pada tahun tersebut.
Pada akhir tahun 2011, seiring dengan
siswa/I MIN 4 Tanah Periuk akan menamatkan pendidikannya pada tingkat MI, maka
kepala MIN 4 Tanah Periuk beserta majelis guru berkeinginan pendidikan
keagamaan siswa MI berkelanjutan. Maka kepala dan majelis guru MIN 4 Tanah
Periuk beringinan mendirikan MTs Tanah Periuk.
Pada tanggal 3 April 2012, bersamaan
dengan pindahnya saudara Nurdin, S.Ag dari SD N 28/II Tanah Periuk ke MIN 4
bungo, Kepala MIN 4 beserta majelis guru mengadakan rapat tentang keinginan
mendirian MTs. Hasil keputusan rapat tersebut :
1.
Sepakat akan didirikan MTs
Tanah Periuk dengan perjanjian semuanya pegawai MIN 4 harus saling mendukung.
2.
Hasil poting, terpilihnya
saudara Nurdin, S.Ag. sebagai kepala MTs Tanah Periuk.
3.
MTs. Di beri nama “ MTs Darul
Ma’arif” Tanah Periuk.
4.
Temapt belajar sementara
menumpang di gedung MIN 4 Tanah Periuk dan tenaga pengajar melibatkan seluruh
guru MIN 4 Tanah Periuk.
5.
Kepada kepala terpilih supaya
menyampaikan hasil keputusan rapat ini kepada Rio Tanah Periuk untuk mendaapat
persetujuan.
Setelah disampaikan hasil keputusan rapat kepada pemerintah Dusun,
Pada tanggal 28 April 2012 Tamrin Daud Rio Tanah Periuk dan perangkatnya besrta
tokoh masyarakat, mengadakan rapat dan juga dihadiri oleh kepala dan guru MTs
Tanah Periuk. Hasil keputusan rapat tersebut memutuskan bahwa akan di bukanya
pendidikan keagamaan tingkat MTs di Tanah Periuk mendapat pesetujuan dan
dukungan yang sangat antusias dari seluruh porum rapat. Sebagai bukti dari
pesetujuan tersebut, Rio tanah Periuk (Thamrin) akan membeli lokasi seluas 1
hektar yang diambil dari uang Anggara Dusun (ADD). Kepada kepala MTs
dipersilahkan menerima siswa baru pada Juni 2012 mendatang.
Pada Tahun 2012 Pemerintah Desa tanah Periuk dibawah piminan Datuk Rio Thamrin daud membebaskan lokasi MTs Tanah Periuk seluas 1,5 Hektar yang di bayar melalui dana ADD desa tang periuk dengan gambar dan ukuran sebagai beriukut:
Pada bulan April 2012 Kepala MTs (Nurdin, S.Ag) mendapat panggilan
diklat sertifikasi guru kelas di Jambi. Piagam keprofesional guru yang
diberikan tersebut hanya berlaku pada pendidikan tingkat MI, tidak berlaku pada
tingkat MTs. Berkaitan dengan hal tersebut, maka kepala MTs Tanah Periuk
menyerahkan jabatannya kepada kepala MIN 4 Tanah Periuk. Maka kepala MTs Tanah
Periuk di jabat oleh Fisol Evendy, S.Pd.I.
Sudah 2 tahun MTs Tanah Periuk menerima siswa baru dengan rincian
mendapat siswa sebagai beriukut :
|
NO
|
TAHUN PELAJARAN
|
PEMINAT
|
JUMLAH
|
KET
|
|||
|
DARI SD
|
PERSEN-TASE
|
DARI MI
|
PERSEN-TASE
|
||||
|
1
|
2012/2013
|
16 Orang
|
48 %
|
17 Orang
|
52 %
|
33
|
|
|
2
|
2013/2014
|
21 Orang
|
78 %
|
6 Orang
|
22 %
|
27
|
|
Tabel di atas jumlah siswa MTs mengalami peningkatan terutama
peningkatan peminat tamatan SD yang ingin melanjutkan pendidikan ke MTs dari 48
% ke 78 %, berarti meningkat 30 %.
Perhatian semua pihak terhadap MTs cukup di tanggapi, meskipun baru
dua tahaun bejalan. Pada bulan September 2013 MTs Tanah periuk menerima
Mahasiswa Institut Seni Indonesia Sumatera Barat sebagai tempat praktek sebagai
syarat menamatkan kuliah tingkat Strata satu (S.1). Pada pertenghan bulan
Oktober 2013 MTs tanah periuk di tempatkan sebagai tempat Pendidikan Praktek
Lapangan (PPL) mahasiswa STAI Yasni Muara Bungo, sebagai syarat menyelesaikan
salah satu mata kuliah pada perguruan tinggi.
Melihat desakan peminat siswa yang makin meningkat, maka kepala dan
mejelis guru MTs berupaya mendirikan gedung swadaya masyarakat, sambil menunggu
gedung bantuan dari pemerintah. Awal Januari 2013 seluruh pegawai MTs dan MIN beruapaya mencari
dana sumbangan dari semua pihak. Alhamdulillah Oktober 2013 mampu mendirikan
tiga Ruang Kelas Baru (RKB) bersifat pemanen dan sudah dikerjakan 50 % dan
insya Allah tahun ajaran 2014/2015 siswa MTs sudah belajar pada gedung trsebut.
wasalam putra bulim Desember 2013

